Searching...
Jumat, 12 April 2013

ULAR DERIK

ULAR DERIK


ULAR DERIK

"Ular Derik" (RattleSnake)
Reptil adalah kelompok vertebrata menarik dengan salah satu sejarah terpanjang dari setiap makhluk hidup di Bumi. Pertama muncul lebih dari 300 juta tahun yang lalu, reptil diyakini telah turun dari amfibi dan selama evolusi mereka, telah menghasilkan banyak keturunan yang unik, yang paling terkenal adalah dinosaurus. Hari ini, reptil menghuni setiap benua kecuali Antartika dan mencakup sekitar 8.700 jenis banyaknya.

Semua reptil berdarah dingin, dengan kulit ditutupi oleh sisik daripada rambut atau bulu, dan sebagian besar bertelur ("yg menelur") walaupun ada spesies tertentu yang melahirkan. Reptil adalah juga salah satu makhluk yang paling disalahpahami, dengan mitos lebih, takhayul dan legenda tentang mereka daripada hewan lain.

Ular derik secara umum dikenal mematikan, namun apakah kamu tahu bahwa mereka masih bisa menggigit setelah mereka mati..?

Penelitian yang dilakukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan California di San Francisco telah menunjukkan bahwa ular derik masih mampu menggigit hingga satu jam setelah telah dipenggal atau ditembak, dengan ilmuwan meyakini bahwa refleks yang mungkin dipicu oleh sensor inframerah masih aktif di ular.

Peneliti Spanyol, Amerika, dan Meksiko berhasil membuat deskripsi kuantitatif pertama tentang kanibalisme diantara ular derik (Crotalus polystictus) betina setelah memantau 190 ekor reptil itu.
Studi tersebut memperlihatkan bahwa setelah melahirkan, binatang itu rata-rata melahap 11 persen telur maupun bayi yang mati. Perilaku kanibalisme ini dilakukan untuk memperoleh kembali energi untuk reproduksi selanjutnya.

Ular derik merupakan hewan berbisa yang tinggal di gurun Amerika Serikat. Terlihat dari kepalanya yang berbentuk segitiga. Juga, ular ini merupakan kumpulan ular berbisa dari genus Crotalus dan Sistrurus.
Ular derik merupakan ular berbisa yang mempunyai ciri-ciri:

    setiap kali berganti kulit setiap tahun, segmen pada kulit deriknya bertambah
    gigi yang kuat di setiap rahang
    spesies yang besar panjangnya lebih dari 2,5 m
   
Ular derik
Ciri umum ular derik adalah ia mempunyai gemericik diujung ekornya.  Gunanya ialah untuk menakut-nakuti musuh. Selain itu pula, terdapat gigi yang kuat antar kedua rahangnya.Keistimewaan

Keistimewaanya yaitu, jika kita memotong kepalanya, kepala itu masih dapat mengigit. Itu karena masih terdapatnya sinar infra merah yang terhubung dengan tubuhnya, itu menurut para ilmuan yang meneliti ular derik. jika ular derik menyuntikan racunya secara besar, itu membutuhkan hampir 1 bulan untuk membuat rucunya kembali. mempunyai racun hemotoksik (merusak sel darah merah).

0 komentar:

Posting Komentar

terimah kasih atas kunjungannya

 
Back to top!